Pada Intinya :

1. Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan platform digital wajib memberikan informasi yang jelas terkait seluruh biaya yang dikenakan kepada penjual mulai dari biaya admin, biaya layanan, biaya promosi, hingga bentuk kerja sama lainnya harus dapat diketahui secara terbuka oleh seller

2. Dengan Accurate Online, seller dapat mencatat biaya admin marketplace, biaya iklan, hingga pengeluaran operasional lainnya secara otomatis, hal ini membantu bisnis mengetahui keuntungan sebenarnya dari setiap transaksi penjualan

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menyiapkan aturan baru yang akan mewajibkan platform e-commerce seperti Shopee dan TikTok Shop lebih transparan terkait biaya admin dan biaya layanan lainnya kepada seller

Kebijakan ini menjadi perhatian besar bagi pelaku bisnis online dan UMKM karena selama ini banyak seller mengeluhkan potongan biaya marketplace yang dinilai kurang transparan

Aturan tersebut akan masuk dalam revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) yang saat ini sedang difinalisasi pemerintah

Pemerintah Ingin Marketplace Lebih Transparan kepada Seller

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan platform digital wajib memberikan informasi yang jelas terkait seluruh biaya yang dikenakan kepada penjual mulai dari biaya admin, biaya layanan, biaya promosi, hingga bentuk kerja sama lainnya harus dapat diketahui secara terbuka oleh seller

1. Seller Berhak Mengetahui Detail Potongan Biaya

Selama ini banyak pelaku usaha online merasa kesulitan memahami rincian potongan biaya marketplace yang berubah-ubah

Karena itu, pemerintah meminta platform menyediakan perjanjian kerja sama yang bisa diunduh langsung oleh seller melalui aplikasi maupun website marketplace.
Langkah ini diharapkan menciptakan hubungan bisnis yang lebih adil antara platform dan pelaku usaha

2. Marketplace Wajib Menyediakan Layanan Pengaduan

Selain transparansi biaya, pemerintah juga akan mewajibkan platform digital menyediakan layanan pengaduan dengan standar waktu penanganan atau service level agreement (SLA) yang jelas

Dengan adanya sistem pengaduan yang lebih transparan, seller dan konsumen memiliki jalur penyelesaian masalah yang lebih pasti apabila terjadi kendala transaksi

3. UMKM dan Produk Lokal Akan Diprioritaskan

Kemendag juga menegaskan marketplace harus memberikan perhatian lebih terhadap produk lokal dan UMKM Indonesia hal ini penting untuk menjaga daya saing produk dalam negeri di tengah persaingan bisnis digital yang semakin ketat

Baca Juga : Revaluasi Aset Tetap: Pengertian, Aturan, Pajak, Metode, Jurnal, serta Kelebihan dan Kekurangannya

Dampak Aturan Baru Marketplace bagi Pelaku Bisnis Online

Kebijakan transparansi biaya admin marketplace dinilai dapat memberikan dampak positif bagi seller online

Pelaku usaha kini bisa lebih mudah mengetahui biaya operasional yang sebenarnya dari aktivitas penjualan di marketplace

Namun di sisi lain, seller juga dituntut lebih teliti dalam mengelola keuangan bisnis agar profit usaha tetap terkontrol

1. Seller Bisa Menghitung Profit dengan Lebih Akurat

Biaya admin marketplace, subsidi ongkir, biaya iklan, hingga promo sering kali membuat margin keuntungan bisnis menjadi tidak terlihat jelas dengan sistem yang lebih transparan, seller dapat mengetahui potongan biaya secara lebih detail sehingga profit bisnis bisa dihitung lebih akurat

2. Pengelolaan Keuangan Bisnis Menjadi Lebih Penting

Di tengah persaingan marketplace yang semakin besar, pelaku usaha tidak bisa lagi mengandalkan pencatatan manual kesalahan pencatatan transaksi dapat menyebabkan bisnis sulit memantau keuntungan maupun arus kas usaha

3. Seller Membutuhkan Sistem Keuangan yang Otomatis

Perubahan ekosistem digital membuat pelaku usaha membutuhkan sistem pencatatan keuangan yang lebih modern dan real-time.

Karena itu, penggunaan software akuntansi berbasis cloud seperti Accurate Online menjadi solusi penting bagi seller marketplace maupun UMKM digital

Accurate Online Membantu Seller Marketplace Lebih Transparan

Accurate Online membantu bisnis online memantau seluruh transaksi penjualan secara otomatis dan lebih transparan melalui sistem otomatisasi, pelaku usaha dapat mengetahui detail biaya operasional bisnis secara lebih akurat

1. Monitoring Biaya Admin Marketplace Jadi Lebih Mudah

Dengan Accurate Online, seller dapat mencatat biaya admin marketplace, biaya iklan, hingga pengeluaran operasional lainnya secara otomatis, hal ini membantu bisnis mengetahui keuntungan sebenarnya dari setiap transaksi penjualan

2. Laporan Keuangan Bisa Dipantau Secara Real-Time

Selain pencatatan transaksi, Accurate Online juga membantu pembuatan laporan laba rugi, arus kas, stok barang, hingga monitoring penjualan secara real-time dengan laporan keuangan yang lebih akurat, pelaku usaha dapat mengambil keputusan bisnis lebih cepat dan tepat

3. Membantu UMKM Berkembang Lebih Stabil

Di tengah perubahan regulasi marketplace dan persaingan bisnis digital, UMKM membutuhkan sistem pengelolaan bisnis yang lebih rapi

Accurate Online membantu bisnis menjaga cash flow, mengontrol biaya operasional, dan meningkatkan efisiensi usaha.

Rencana pemerintah mewajibkan transparansi biaya admin marketplace menjadi langkah penting untuk menciptakan ekosistem e-commerce yang lebih sehat dan adil

Namun di tengah perkembangan bisnis digital yang semakin kompetitif, pelaku usaha juga perlu meningkatkan sistem pengelolaan keuangan bisnis agar lebih siap menghadapi perubahan pasar

Menggunakan software akuntansi seperti Accurate Online dapat membantu seller marketplace mengontrol biaya, memantau profit, dan menjaga pertumbuhan bisnis secara lebih optimal

Penjualan resmi Accurate Online di Aplikasiakuntansi.id.