Pada Intinya :

1. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas rencana pembatasan subsidi Pertalite bagi masyarakat kelas atas. Kelompok yang menjadi perhatian adalah desil 9 dan desil 10, yaitu masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi

2. Perubahan harga bahan bakar dapat memengaruhi ongkos distribusi, transportasi, hingga biaya operasional bisnis. Karena itu, pelaku usaha perlu memiliki pencatatan biaya yang teratur agar perubahan pengeluaran dapat segera diketahui

Subsidi bahan bakar kembali menjadi perhatian pemerintah. Kali ini, fokusnya bukan pada kenaikan harga Pertalite, melainkan bagaimana subsidi tersebut benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas rencana pembatasan subsidi Pertalite bagi masyarakat kelas atas. Kelompok yang menjadi perhatian adalah desil 9 dan desil 10, yaitu masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Subsidi Pertalite Akan Lebih Tepat Sasaran

Rencana pembatasan dilakukan agar anggaran subsidi yang nilainya besar tidak dinikmati oleh kelompok yang sebenarnya mampu membeli BBM nonsubsidi.

1. Menyasar Kelompok Desil 9 dan 10

Masyarakat dalam kelompok desil 9 dan desil 10 menjadi target utama pembatasan. Pemerintah menilai kelompok dengan kemampuan ekonomi tinggi tidak seharusnya menikmati subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang lebih membutuhkan.

2. Sistem Penyaluran Pertalite Dievaluasi

Sebelum kebijakan diterapkan, pemerintah masih mengevaluasi mekanisme penyaluran Pertalite melalui Pertamina. Evaluasi dilakukan untuk memastikan sistem pembatasan nantinya dapat berjalan efektif dan tidak mengganggu masyarakat yang berhak menerima subsidi.

Baca Juga : Strategi Pangkas Biaya Operasional Bisnis Tanpa PHK Menggunakan Fitur Accurate Online

3. Harga Pertalite Dipastikan Tidak Naik

Di tengah kenaikan harga minyak dunia, pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Dengan demikian, fokus kebijakan berada pada penerima subsidi, bukan perubahan harga Pertalite.

BBM Nonsubsidi Mengikuti Harga Pasar

Berbeda dengan Pertalite, harga BBM nonsubsidi tetap dapat mengalami penyesuaian sesuai kondisi pasar dan pergerakan harga minyak dunia.

1. Harga Bisa Naik atau Turun

Ketika harga minyak dunia meningkat, harga BBM nonsubsidi dapat mengalami koreksi. Sebaliknya, ketika harga turun, harga jual kepada konsumen juga dapat menyesuaikan.

2. Pelaku Usaha Perlu Mengontrol Biaya Operasional

Perubahan harga bahan bakar dapat memengaruhi ongkos distribusi, transportasi, hingga biaya operasional bisnis. Karena itu, pelaku usaha perlu memiliki pencatatan biaya yang teratur agar perubahan pengeluaran dapat segera diketahui.

Accurate Online Membantu Memantau Keuangan Bisnis

Accurate Online membantu pelaku usaha mencatat transaksi, mengontrol pengeluaran, memantau arus kas, hingga menyusun laporan keuangan secara otomatis dalam satu sistem berbasis cloud

Dengan data keuangan yang lebih rapi dan akurat, bisnis dapat lebih mudah menghitung dampak perubahan biaya operasional serta mengambil keputusan berdasarkan kondisi keuangan aktual

Aplikasiakuntansi.id mitra resmi penjualan accurate Online