Pada Intinya :

1. COGS merupakan singkatan dari Cost of Goods Sold, yaitu biaya pokok barang yang telah terjual dalam periode tertentu. Dalam akuntansi Indonesia, istilah ini dikenal sebagai Harga Pokok Penjualan (HPP) atau Beban Pokok Penjualan (BPP)

2. Accurate Online membantu bisnis mengelola pencatatan pembelian, penjualan, serta persediaan dalam satu sistem terintegrasi. Dengan pencatatan transaksi yang konsisten dan pengaturan persediaan yang tepat, perhitungan HPP dapat mengikuti metode penilaian persediaan yang digunakan, seperti FIFO atau rata-rata

Omzet bisnis yang besar belum tentu menunjukkan keuntungan yang maksimal. Pemilik usaha juga perlu mengetahui berapa biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh atau memproduksi barang yang berhasil terjual.

Di sinilah COGS berperan penting karena membantu bisnis memahami biaya pokok penjualan, mengevaluasi margin keuntungan, dan menentukan strategi harga jual yang lebih tepat.

Apa Itu COGS dalam Bisnis?

COGS merupakan singkatan dari Cost of Goods Sold, yaitu biaya pokok barang yang telah terjual dalam periode tertentu. Dalam akuntansi Indonesia, istilah ini dikenal sebagai Harga Pokok Penjualan (HPP) atau Beban Pokok Penjualan (BPP).

COGS menjadi salah satu komponen penting dalam laporan laba rugi karena digunakan untuk menghitung laba kotor perusahaan. Dengan mengetahui nilai COGS, pemilik bisnis dapat menilai apakah pendapatan dari penjualan sudah mampu menutup biaya barang yang terjual sekaligus menghasilkan keuntungan yang diharapkan.

1. Komponen COGS yang Perlu Diketahui

Pada bisnis dagang, COGS umumnya meliputi biaya perolehan barang yang dijual, termasuk pembelian bersih dan biaya angkut pembelian yang relevan. Sementara itu, bisnis manufaktur juga perlu memperhitungkan bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, serta overhead produksi yang terkait.

2. Mengapa COGS Penting bagi Keuntungan Bisnis?

COGS membantu perusahaan mengevaluasi margin keuntungan, menentukan harga jual, dan mengidentifikasi perubahan biaya barang. Jika biaya pokok penjualan meningkat sementara harga jual tetap, laba kotor berpotensi menurun.

Karena itu, pemantauan COGS secara berkala penting agar keputusan bisnis tidak hanya didasarkan pada besarnya omzet.

Baca Juga : Rupiah Melemah ke Rp17.985 per Dolar AS, Bisnis Perlu Perkuat Keuangan dengan Accurate Online

Cara Menghitung COGS dengan Rumus Sederhana

Untuk bisnis dagang, COGS dapat dihitung menggunakan persediaan awal, pembelian bersih selama periode berjalan, dan persediaan akhir. Ketiga komponen tersebut perlu dicatat dengan benar agar hasil perhitungan mencerminkan kondisi bisnis.

1. Gunakan Rumus COGS

Rumus dasar COGS untuk bisnis dagang adalah:

COGS = Persediaan Awal + Pembelian Bersih − Persediaan Akhir

Pembelian bersih merupakan total pembelian setelah memperhitungkan komponen yang relevan, seperti retur pembelian, potongan pembelian, dan biaya angkut pembelian.

2. Simak Contoh Perhitungan COGS

Misalnya, sebuah toko memiliki persediaan awal sebesar Rp10.000.000, pembelian bersih sebesar Rp25.000.000, dan persediaan akhir sebesar Rp8.000.000.

Maka perhitungannya adalah:

COGS = Rp10.000.000 + Rp25.000.000 − Rp8.000.000

COGS = Rp27.000.000

Artinya, biaya pokok barang yang terjual selama periode tersebut adalah Rp27.000.000. Jika penjualan bersih toko mencapai Rp40.000.000, laba kotornya sebesar Rp13.000.000 sebelum dikurangi biaya operasional dan beban lainnya.

Kelola COGS Lebih Praktis dengan Accurate Online

Menghitung COGS secara manual bisa menjadi tantangan ketika jumlah barang, transaksi pembelian, dan penjualan semakin banyak. Kesalahan mencatat stok atau keterlambatan memperbarui transaksi juga dapat memengaruhi nilai persediaan dan laporan keuangan.

Accurate Online membantu bisnis mengelola pencatatan pembelian, penjualan, serta persediaan dalam satu sistem terintegrasi. Dengan pencatatan transaksi yang konsisten dan pengaturan persediaan yang tepat, perhitungan HPP dapat mengikuti metode penilaian persediaan yang digunakan, seperti FIFO atau rata-rata.

Selain itu, tersedia Laporan Monitoring HPP yang membantu pengguna memantau informasi harga beli, harga jual terakhir, dan persentase HPP barang untuk mendukung evaluasi margin keuntungan.

Dengan demikian, pemilik bisnis dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai biaya barang dan performa penjualan tanpa harus selalu mengandalkan perhitungan manual

Gunakan Accurate Online untuk membantu mengelola persediaan, memantau HPP, dan mengambil keputusan bisnis berdasarkan informasi keuangan yang lebih terstruktur.

Aplikasiakuntansi.id mitra resmi penjualan Accurate Online