Pada Intinya :

1. Perkembangan teknologi telah mendorong tren bank digital 2026 semakin pesat. Kini, hampir seluruh aktivitas perbankan bisa dilakukan langsung dari smartphone mulai dari transfer dana, pembayaran tagihan, hingga pengajuan pinjaman—tanpa perlu datang ke kantor cabang

2. Pesatnya tren bank digital menuntut pelaku usaha untuk memiliki sistem keuangan yang terintegrasi, real-time, dan akurat. Di sinilah Accurate Online hadir sebagai solusi software akuntansi berbasis cloud yang mendukung pengelolaan bisnis modern

Tak hanya menawarkan kemudahan transaksi, bank digital juga menghadirkan fitur next-level seperti wealth management, peer-to-peer lending, hingga robo-advisor yang membantu nasabah mengelola keuangan secara lebih cerdas.

Lantas, bagaimana transformasi perbankan digital ini memengaruhi cara kita mengatur keuangan, khususnya bagi pelaku bisnis? Simak pembahasan lengkapnya berikut ini.

Pengertian Tren Bank Digital

Tren bank digital adalah perubahan layanan perbankan yang memanfaatkan teknologi digital untuk menyediakan seluruh aktivitas perbankan secara online. Sejak pandemi COVID-19, adopsi bank digital di Indonesia meningkat signifikan karena masyarakat membutuhkan layanan keuangan yang cepat, praktis, dan minim kontak fisik.

Bank digital merupakan lembaga keuangan berbadan hukum Indonesia yang menjalankan kegiatan usaha melalui saluran elektronik, tanpa mengandalkan kantor cabang fisik.

Melalui aplikasi mobile atau website, nasabah dapat:

– Membuka rekening secara online

– Melakukan transfer dan pembayaran

– Mengajukan pinjaman

– Mengelola tabungan dan investasi

– Karakteristik Utama Bank Digital

Seluruh layanan berbasis aplikasi atau website

Proses registrasi 100% online

– Layanan nasabah 24/7 melalui chat atau call center

– Sistem keamanan two-factor authentication

– Enkripsi data untuk melindungi informasi nasabah

– Tampilan aplikasi user-friendly

Sebagai landasan hukum, OJK telah menerbitkan POJK Nomor 12/POJK.03/2021 yang mengatur penyelenggaraan bank digital di Indonesia. Saat ini, tidak hanya bank digital murni, bank konvensional pun turut mengembangkan layanan digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah modern.

Baca Juga : Faktor Pendorong Purbaya Optimistis Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 6 Persen

Dampak Tren Bank Digital bagi Masyarakat & Bisnis

1. Akses Layanan 24/7

Bank digital memungkinkan transaksi kapan saja dan di mana saja. Aktivitas seperti transfer, pembayaran, hingga pengajuan pinjaman dapat dilakukan tanpa batasan waktu.

2. Efisiensi Biaya Transaksi

Biaya layanan bank digital relatif lebih rendah dibandingkan bank konvensional. Tak heran, sekitar 58% pengguna memilih bank digital karena fitur transfer gratis atau berbiaya rendah.

3. Personalisasi Layanan Keuangan

Pengguna dapat memantau pemasukan dan pengeluaran secara real-time. Bahkan, 54% pengguna menginginkan fitur laporan keuangan otomatis untuk membantu pengelolaan dana.

4. Keamanan Transaksi Digital

Bank digital menerapkan sistem keamanan berlapis, termasuk autentikasi ganda dan enkripsi data, sehingga transaksi tetap aman.

5. Integrasi dengan Layanan Digital Lain

Saat ini, bank digital terhubung dengan e-wallet, e-commerce, dan berbagai platform pembayaran digital. Top-up, pembayaran tagihan, hingga investasi bisa dilakukan dalam satu aplikasi.

Nilai transaksi digital banking di Indonesia bahkan telah mencapai Rp4.717 triliun, menandakan bahwa bank digital telah menjadi bagian penting dari gaya hidup masyarakat modern.

Keamanan dan Privasi dalam Bank Digital

1. Sistem Keamanan Berlapis

Bank digital menerapkan standar keamanan internasional seperti ISO 27001, dilengkapi two-factor authentication dan enkripsi data.

2. Pengawasan Sistem 24 Jam

Security Operations Center (SOC) beroperasi non-stop untuk mendeteksi dan mencegah serangan siber secara real-time.

3. Perlindungan Data Nasabah

Sesuai UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, bank wajib menjaga kerahasiaan data nasabah dengan teknologi data loss prevention.

4. Regulasi & Pengawasan OJK

Melalui SEOJK No. 29/SEOJK.03/2022, OJK mewajibkan bank melakukan pengujian dan mitigasi risiko siber secara berkala.

5. Edukasi Keamanan Digital

Nasabah dibekali edukasi terkait modus penipuan digital dan langkah pencegahannya untuk meningkatkan kesadaran keamanan.

6. Jaminan Perlindungan Dana

Dana nasabah tetap dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar per nasabah.

Optimalkan Keuangan Bisnis di Era Bank Digital dengan Accurate Online

Pesatnya tren bank digital menuntut pelaku usaha untuk memiliki sistem keuangan yang terintegrasi, real-time, dan akurat. Di sinilah Accurate Online hadir sebagai solusi software akuntansi berbasis cloud yang mendukung pengelolaan bisnis modern.

Accurate Online terintegrasi dengan Accurate POS, aplikasi kasir digital yang memudahkan:

– Pencatatan transaksi penjualan otomatis

– Pengelolaan stok dan karyawan

– Penyusunan laporan keuangan real-time

Tak hanya itu, fitur Bliss Loyalty Program membantu meningkatkan retensi pelanggan melalui sistem reward points, sementara pembayaran berbasis QRIS mendukung transaksi yang lebih cepat, aman, dan efisien melalui e-wallet maupun mobile banking

Langganan Accurate online melalui www.Aplikasiakuntansi.id dengan tim expert berpengalaman respon cepat dan ramah dalam pelayanan

KLIK DISINI Untuk Langganan Accurate