Pada Intinya :
1. Prasetyo Hadi menekankan bahwa pergantian pucuk pimpinan BGN merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya agar catatan-catatan terkait kedisiplinan, pengelolaan SOP, dan kualitas layanan program MBG segera diperbaiki
2. Dengan dukungan Accurate Online, pengelolaan SPPG menjadi lebih transparan, akurat, dan aman, sehingga program MBG dapat berjalan sesuai standar dan manfaatnya dirasakan optimal oleh masyarakat
Menteri Sekretaris Negara RI, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa dugaan praktik jual beli Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah dalam proses audit internal
Pernyataan ini merespons pertanyaan terkait pencopotan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Pemerintah menegaskan, audit dan evaluasi internal merupakan bagian dari upaya monitoring berkelanjutan untuk memperbaiki kinerja BGN.
Audit Internal dan Monitoring BGN
Prasetyo Hadi menekankan bahwa pergantian pucuk pimpinan BGN merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya agar catatan-catatan terkait kedisiplinan, pengelolaan SOP, dan kualitas layanan program MBG segera diperbaiki.
1. Fokus pada Kedisiplinan dan Tata Kelola
Pras menyebut bahwa beberapa catatan evaluasi berkaitan dengan:
– Kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP).
– Kedisiplinan dalam tata kelola internal.
– Penjaminan kualitas makanan yang disediakan dalam program MBG.
2. Audit Internal Sebagai Langkah Pencegahan
Audit internal dilakukan untuk memastikan semua praktik SPPG, termasuk pengadaan bahan baku dan alur distribusi, berjalan transparan dan sesuai prosedur. Proses ini juga bertujuan mengantisipasi praktik jual beli yang merugikan penerima manfaat MBG.
Baca Juga : Komponen Penting dalam Pencatatan Buku Kas
Pergantian Pimpinan BGN
Pada Selasa (2/6), Presiden Prabowo melakukan rotasi kepemimpinan di BGN. Dadan Hindayana dicopot sebagai Kepala BGN, digantikan oleh Naniek S Deyang, yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN.
1. Perubahan di Tingkat Wakil Kepala
Selain itu, pergantian juga terjadi di level Wakil Kepala BGN. Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya dicopot, digantikan dua nama baru:
– Agustina Arumsari, sebelumnya Wakil Kepala BPKP.
– Mayjen TNI Trenggono, Wakil Direktur PT Agrinas Pangan Nusantara.
2. Jaminan Kelangsungan Program MBG
Menteri Sekretaris Negara menegaskan pergantian pimpinan tidak akan mengganggu pelaksanaan program MBG. Pelayanan kepada seluruh penerima manfaat tetap berjalan normal. Seluruh jajaran BGN diminta bekerja sesuai tugas dan fungsi, menjamin kontinuitas program gizi masyarakat.
Accurate Online dan Peranannya dalam Pengelolaan SPPG
Pengelolaan anggaran SPPG yang transparan dan terdokumentasi dengan baik menjadi kunci agar program MBG berjalan optimal. Di sinilah Accurate Online berperan.
1. Pencatatan Keuangan Otomatis
Accurate Online membantu mencatat semua transaksi pengadaan bahan baku SPPG secara real time, memudahkan audit internal dan evaluasi penggunaan anggaran.
2. Pengelolaan Anggaran Lebih Efisien
Dengan sistem ini, alokasi biaya per porsi MBG dapat dipantau secara akurat, meminimalkan risiko kesalahan atau penyalahgunaan dana.
3. Laporan dan Audit Trail Lengkap
Accurate Online menyediakan laporan lengkap dan audit trail setiap transaksi. Hal ini mempermudah pemantauan kinerja, pertanggungjawaban anggaran, dan evaluasi internal BGN.
Dengan dukungan Accurate Online, pengelolaan SPPG menjadi lebih transparan, akurat, dan aman, sehingga program MBG dapat berjalan sesuai standar dan manfaatnya dirasakan optimal oleh masyarakat.
Mitra resmi penjualan Accuarte Online Aplikasiakuntansi.id