Sangat penting bagi pebisnis pemula untuk membedakan perencanaan bisnis dan perencanaan marketing. Dalam istilah ilmu ekonomi Business Plan dan Marketing Plan.

Investopedia.com mendefinisikan perencanaan bisnis adalah membuat perincian secara detail bagaimana bisnis akan beroperasi dan berfungsi secara keseluruhan.

Perencanaan bisnis adalah roadmap atau peta jalan bagi sebuah bisnis tertentu. Perencanaan ini mencakup tujuan, misi, nilai, keuangan, dan strategi yang akan dipakai oleh perusahaan dalam operasional sehari-hari sekaligus cara untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Termasuk dalam perencanaan bisnis, ringkasan eksekutif, produk dan layanan yang dijual, analisis pemasaran, strategi pemasaran, perencanaan keuangan, dan anggaran, dan masih banyak lagi.

Dalam beberapa aspek di atas, teknologi canggih dalam bentuk software akuntansi Accurate akan sangat membantu pelaku bisnis untuk membuat perencanaan bisnis.

Accurate yang telah dipercaya dan dipakai ratusan ribu pelaku bisnis dengan mudah akan menyajikan perencanaan keuangan, anggaran, pemantauan stok barang dan masih banyak lagi fitur lainnya.

Seperti telah disebutkan, Perencanaan bisnis juga mencakup rencana pemasaran. Perbedaannya, Marketing plan lebih berfokus pada penyusunan strategi pemasaran.

Marketing plan adalah tentang bagaimana menyadarkan masyarakat akan produk atau layanan perusahaan, bagaimana mencapai target pasar, dan menghasilkan penjualan.

Contoh Rencana Pemasaran

Seorang pelaku bisnis memiliki sebuah ide bisnis baru yang dia yakini merupakan penawaran khusus di pasar.

Dia memutuskan untuk memulai bisnis dan langkah pertamanya adalah membuat rencana bisnis yang menguraikan semua tujuan, sasaran, nilai, kendala, dan keuangan perusahaannya.

Lalu, si pelaku bisnis ini mampu mengumpulkan modal yang cukup dari teman atau dari sumber manapun untuk memulai usahanya dengan mempekerjakan beberapa karyawan, dan akhirnya terciptalah sebuah produk.

Dia sekarang harus mulai menjual produknya dan menghasilkan penjualan agar bisnisnya tetap berjalan.

Untuk mencapai hal ini, seorang pengusah dengan bantuan perusahaan pemasaran misalnya, membuat rencana pemasaran.

Rencana pemasaran terdiri dari riset pasar yang merinci target pasar dari produk tadi.

Rencana pemasaran kemudian menghasilkan metode terbaik untuk mencapai target pasar ini. Rencana pemasaran misalnya promosi lewat media sosial, marketplace atau kegiatan marketing offline.

Kegiatan promosi disesuaikan dengan target pasar yang mengarah bagaimana produk ini bermanfaat bagi kehidupan calon costumer, lalu membandingkannya dengan produk lain atau market lainnya.

Setelah rencana pemasaran dijalankan, tim pemasaran menganalisis bagaimana upaya tersebut diterjemahkan ke dalam penjualan.

Itulah contoh bagaimana membedakan antara business plan dan marketing plan. Bila Anda ingin cepat melakukan akselerasi dalam perencanaan bisnis dan perencanaan marketing tidak ada salahnya anda mencoba berlangganan Accurate.

Sedari dini bisnis yang dirintis langsung dikelola dengan manajemen rapi dengan aplikasi akuntansi canggih Accurate yang cocok diimplementasikan dalam berbagai bisnis Anda. Segera langganan Accurate lewat tautan berikut ini: https://aplikasiakuntansi.id/